PERAN INDONESIA AUTOMATIC FINGER PRINT IDENTIFICATION SYSTEM (INAFIS) DALAM MENANGKAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN (STUDI PERKARA DI KEPOLISIAN DAERAH SUMATERA BARAT)

Yoga, Pratama and Uning, Pratimaratri and Hendriko, Arizal (2020) PERAN INDONESIA AUTOMATIC FINGER PRINT IDENTIFICATION SYSTEM (INAFIS) DALAM MENANGKAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN (STUDI PERKARA DI KEPOLISIAN DAERAH SUMATERA BARAT). Diploma thesis, UNIVERSITAS BUNG HATTA.

[img] Text
35 YOGA PRATAMA (1610012111015) COVER.pdf

Download (200kB)
[img] Text
35 YOGA PRATAMA (1610012111015) ABSTRAK.pdf

Download (191kB)
[img] Text
35 YOGA PRATAMA (1610012111015) BAB I.pdf

Download (597kB)
[img] Text
35 YOGA PRATAMA (1610012111015) BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (780kB)
[img] Text
35 YOGA PRATAMA (1610012111015) BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (659kB)
[img] Text
35 YOGA PRATAMA (1610012111015) BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (371kB)
[img] Text
35 YOGA PRATAMA (1610012111015) DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (194kB)

Abstract

Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) adalah unit yang berperan dalam mengidentifikasi seseorang melalui sarana ilmiah, melalui pemeriksaan sidik jari di TKP. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (1), UU No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia mengatakan bahwa, "mengambil tindakan pertama di TKP, mengambil sidik jari dan identitas lainnya serta memotret seseorang, mencari keterangan dan barang bukti, menerima dan menyimpan temuan untuk sementara". Masalah yang dikemukakan dalam kajian ini adalah, 1) bagaimana peran Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Kepolisian Daerah Sumatera Barat dalam mengunkap pelaku tindak pidana pembunuhan, 2) Apa kendala yang dihadapi oleh Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) dalam mengungkap pelaku tindak pidana pembunuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara teknis analisis data dan data dianalisis secara kualitatif. Kesimpulan dari hasil penelitian: 1) peran unit Inafis: pelaksanaan pengolahan TKP, pengambilan gambar dan sidik jari, pengembangan sidik jari, pemeriksaan dan perbandingan sidik jari. 2) kendala: sidik jari masyarakat yang tidak didokumentasikan di polisi, faktor cuaca, dan kurangnya pengetahuan publik. Kata kunci: Inafis, pembunuhan, peran, kendala.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Hermanto Hermanto
Date Deposited: 13 Jul 2020 06:43
Last Modified: 13 Jul 2020 06:43
URI: http://repo.bunghatta.ac.id/id/eprint/349

Actions (login required)

View Item View Item